Long Alango – Kegiatan patroli penjagaan kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang di wilayah Long Tua, Resor Sungai Bahau, SPTN Wilayah II Long Alango berhasil dilaksanakan selama 15 hari kalender, terhitung sejak 09 hingga 23 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan 2 personel Resor Sungai Bahau bersama 2 masyarakat Desa Apau Ping dengan target patroli pada Grid 1597 dan 1598 yang berada di Zona Tradisional dan Zona Khusus kawasan taman nasional.

Patroli dilaksanakan menggunakan metode SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tools), yaitu sistem patroli berbasis data yang mendukung pencatatan serta dokumentasi temuan secara sistematis. Melalui metode ini, setiap aktivitas dan kondisi kawasan dapat dipantau secara lebih efektif guna mendukung perlindungan kawasan konservasi dan analisis data lapangan.

Selama pelaksanaan patroli, tim melakukan pengamatan terhadap aktivitas manusia, keberadaan satwa liar, inventarisasi tumbuhan, fitur alami kawasan, hingga pemeriksaan kondisi jalur patroli. Selain itu, pada setiap grid target juga dilakukan inventarisasi tumbuhan menggunakan metode kuarter atau kuadran.

Berdasarkan hasil patroli, kondisi kawasan TN Kayan Mentarang khususnya pada Grid 1597 dan 1598 dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Tim patroli tidak menemukan adanya indikasi maupun aktivitas tindak pidana kehutanan selama kegiatan berlangsung.

Meski demikian, tim berhasil mendokumentasikan berbagai tanda keberadaan satwa liar yang menunjukkan kondisi habitat masih terjaga dengan baik. Beberapa temuan tersebut antara lain bekas kaisan Landak (Hystrix sp.), jejak Rusa sambar (Rusa unicolor), bekas makan Tupai (Tupaia sp.), serta perjumpaan langsung, jejak, suara, dan kaisan Kijang muncak (Muntiacus muntjak). Tim juga menemukan bekas cakaran Beruang madu (Helarctos malayanus), bulu Julang emas (Rhyticeros undulatus), serta mendengar suara Owa-owa (Hylobates funereus) di beberapa titik pengamatan.

Selain satwa liar, tim turut mencatat keberadaan sejumlah jenis tumbuhan penting khas hutan Kalimantan, di antaranya Pohon Benuang (Octomeles sp.), Pohon Gaharu (Aquilaria malaccensis), dan Pohon Meranti (Shorea sp.).

Di sela kegiatan patroli kawasan, tim juga melaksanakan penjagaan pos di wilayah Long Tua. Sejumlah kegiatan pendukung turut dilakukan, seperti inventarisasi herpetofauna di Sungai Tua, pemasangan camera trap, pembersihan dan pemeliharaan jalur tracking, pemeliharaan area Pondok Ekowisata, hingga pembinaan habitat di Blok A Padang Savana Long Tua.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kelestarian kawasan TN Kayan Mentarang sekaligus memperkuat sinergi antara petugas taman nasional dan masyarakat sekitar dalam melindungi keanekaragaman hayati Kalimantan Utara.

Narasi : Zulkifli Mujahid S

Foto : SPTN Wilayah II Long Alango

Editor : Humas Tanakame